Mengenang Almarhum H. M. Badrus Sholeh Melalui lantaran Do’a

Assalamualaikum Wr. Wb.

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kami masih nyaris tak percaya atas apa yang terjadi pada hari Jumat dini hari waktu itu, bawa roda waktu memang berputar. Kabar duka kembali terdengar ditelinga kami, dari telepon genggam hingga surau dan masjid pun ikut mengabarkan berita duka. Sahabat sekaligus guru kami dalam berorganisasi, berpulang disisiNYA. Perasaan, baru kemarin saja kita membahas agenda-agenda besar yang akan diselenggarakan ditingkat kecamatan, dari mulai pengkaderan hingga gebyar UMKM. Namun kini beliau izin untuk mendahului kami.

Kini sudah satu minggu beliau meninggalkan kita, tidak bersama keluarganya, dan juga tidak lagi bersama kami semua. Tepatnya kemarin malam, Rabu (19/04/2017) kita semua para sahabat, teman dekat, keluarga, rekan kerja, dan para tokoh masyarakat telah berkumpul di rumah duka untuk bersama-sama mendoakan beliau untuk 7 hari sepeninggalnya.

M. Badrus Sholeh namanya, di kabupaten Sidoarjo juga tidak asing lagi nama itu, apalagi di kecamatan Taman ini. Dimana beliau mendidik dan mengarahkan kami dalam berorganisasi, meskipun berperawakan kecil, beliau cukup disegani karena termasuk menduduki jabatan strategis disetiap organisasi, baik dari sosial hingga politik yang beliau ikuti. Jum’at (14/04/2017) dini hari, sekitar jam 01.15 beliau menghembuskan nafas terakhirnya. Puluhan sahabat dari beberapa ormas, sejak kamis malam sudah nampak diteras depan kamar RS, karena memang dikabarkan beliau mendadak down dan dilarikan ke ruang ICU. Detik-detik itulah, dimana RS Bhayangkara diselimuti duka yang mendalam. Kami yang ditinggalkannya pun berusaha tabah dan tawakal, meskipun sebagian dari kami tak dapat menunggui hingga saat terakhir. Melihat beliau pergi dengan senyum dan ikhlas, kami yakin beliau sudah cukup bawa bekal dan kami bangga menjadi sahabatmu.
Gus Badrus (sapaan akrabnya) tergolong masih muda. Akan tetapi Tuhan sangat rindu bertemu Gus Badrus. Jika kekasih sejati yang menginginkan sebuah perjumpan hakiki, apalah daya kami??? Beliau memang orang baik, selalu menjadi penggerak kebaikan dalam bermasyarakat dan bernegara. Itu lebih kami yakini ketika beliau wafat dihari jum’at dan banyaknya para pelayat, dari para Kyai (terlihat KH Nur Cholis Misbah, PP Al-Amanah Krian) hingga para Pejabat (Cak Nur -sapaan- Wagub Sidoarjo) dan beberapa tokoh lainnya untuk memberi penghormatan terakhir.

Gus Badrus yang kesehariannya bekerja di kantor DPW PKB ini juga meninggalkan beberapa posisinya sebagai :

  1. Sekretaris Umum Karang Taruna Kabupaten Sidoarjo
  2. Ketua Karang Taruna Kecamatan Taman
  3. Wakil Ketua PAC GP. Ansor Kecamatan Taman
  4. Pengurus Garda Bangsa Wilayah Jawa Timur
  5. Pengurus LTMNU Kecamatan Taman, dan masih banyak peran penting beliau yang tidak dapat kami sebutkan seluruhnya.

Maafkan kami Gus, yang masih sering mengandalkanmu dan membuat repot keluarga kecilmu ketika kami membutuhkanmu. Dedikasimu dalam berorganisasi tidak diragukan lagi, menjadi orang yang bermanfaat bagi khalayak sepertimu memang tidak mudah. Terima Kasih, sudah banyak mendidik, akan kami teruskan perjuanganmu yang sempat tertunda. Semoga diberikan ketabahan buat keluarga. Teriring doa selamat jalan, buatmu, sahabat terbaik.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

By : admin (kim warta)

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s